0

Pelembut (scrub) Bibir

Bulan puasa, jika saya kurang minum saat sahur biasanya bibir saya akan kering saat siang hari. Solusinya? tinggal apply pelembut bibir favorit saya dan pijat di bibir dengan gerakan memutar lalu diseka dengan air, gampil! Tinggal bikin kok, gak perlu nyoba segala macam merk. Eh, tapi jangan dijilat ya, batal dong nanti puasanya… 😉

Image

tips:

*adonan ini bisa disimpan di wadah kedap udara (saya pakai wadah kecil yang ada di travelling toiletries kit), tapi karena tanpa pengawet, bikin dalam porsi kecil untuk beberapa hari aja ya, nanti keburu bulukan!

Resep dan gambar dari sini

Advertisements
0

Dry Shampoo

Image

Saya mulai berhenti menggunakan beberapa produk perawatan tubuh yang komersil sejak akhir tahun kemarin. Salah satunya adalah mengganti shampoo yang biasa saya beli di supermarket, dengan shampoo kering buatan sendiri. Hasilnya? banyak! waktu saya tidak banyak terbuang dengan keramas setiap hari. Saya jadi teringat sewaktu jaman kuliah, ada teman satu kos yang selalu saya komplain karena dia jarang keramas, jawabnya ;” Tau nggak, keramas tiap hari itu merusak kulit kepala dan rambut kita, karena minyak yang diproduksi alami oleh tubuh supaya jaga rambut dan kulit kepala tetap sehat, malah jadi ilang!”. Tentu saja, saat itu reaksi saya adalah mencemoh dia, yang saya anggap pemalasan saja, hehehe.. Ternyata, apa yang dikatakannya itu benar.

Jadi, sejak tahun lalu, saya mencoba menerapkan kebiasaan baru untuk diri sendiri dulu saat ini, supaya ketika meyakinkan keluarga, saya sudah tahu mannfaatnya, dan bisa dilihat sendiri buktinya. Mau coba membuat dry shampoo sendiri? gampang sekali, dan tinggal menyisihkan sebagian bahan baku di dapur kita. Berikut resepnya :

2 sdm baking soda/ ubi garut

2 sdm tepung maizena

2 sdm tepung beras

6-10 tetes esensial oil (any scents you like)

sekarang, campur rata kedua bahan, dan simpan dalam toples yang kedap udara di suhu ruangan.

Cara pemakaian :

Tuangkan dan ratakan ke seluruh telapak tangan (seperti saat mengoleskan lotion) atau lebih praktis menggunakan toples tabur seperti tempat garam dan merica dengan lubang-lubang kecil (saya pakai tempat bekas baking soda), oles atau taburkan langsung ke akar rambut, lalu pijat dengan lembut dengan 2 jari mulai dari tengkuk hingga ke ubun-ubun (ini bagian esensial loh, don’t skip the sculp massage ya). Lalu sisir rambut dengan jari sampai merata. Diamkan sekitar 5-10 menit, kemudian sisir dengan sisir biasa, supaya bubuknya berbaur dengan rata. And you’re done!

tips:

* sesuaikan takaran penggunaan dengan volume rambut Anda, untuk pribadi, saya mengaplikasi sekitar 5-6 kali.

* karena rambut yang berwarna gelap, saya suka menambahkan kayu manis/kopi bubuk ke dalam campuran, it added a nice scents too 🙂 itu opsional kok, kalau mau meneteskan esens favorit juga bisa!

*tidak perlu menggunakan semua bahan baku yang saya tulis di atas, jika hanya punya baking soda dan maizena saja di dapur, by all means, you can make one too!

Selamat mencoba!

 

*resep dan gambar dari sini

 

0

Ramadan

ramadan-morocco

Lebaran sebentar lagi, berpuasa sekeluarga. sehari penuh yang sudah besar, setengah hari yang masih kecil!

Lagu itu yang selalu saya ingat ketika menjelang bulan Ramadan, dan saya nyanyikan bersama si kecil untuk membawa nuansa Ramadan dari awal.  Bagaimana dengan Anda? ritme dan kebiasaan apa yang biasa Anda terapkan di dalam keluarga dalam menyambut bulan suci ini?

Biasanya Ramadan identik dengan waktu berbagi, dengan fakir miskin dan orang- orang sekitar kita yang membutuhkan. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, saya juga mau berbagi dengan Anda semua, sebuah bagan puasa  atau bahasa kerennya mah fasting chart. blog.JannahSteps.com sering memberikan resources gratis yang bermanfaat buat saya, jazakallah! Chartnya tinggal diprint, ditempel di kulkas atau tempat yang gampang terlihat di rumah, dan dipakai selama bulan puasa. Agar si kecil semangat latihan puasanya dengan liat bintang-bintangnya tiap hari tambah banyak! Semoga bermanfaat ya.